Dapatkan harga promo rental mobil terbaik di Yogyakarta hanya di "Persada Transport" Hospitality Car Rental & Tour Service. Hubungi kami sekarang juga! Bonus kaos keren untuk pemakaian jasa kami lebih dari 4 hari. Terimakasih...

Air Terjun ‘Kembar’ Coban Watu Ondo, Wisata Indah Di Rimba Pasuruan

Pesona wisata diidonesia seperti tak ada habis-habisnya untuk dinikmati. informasi menarik mengenai tempat wisata yang terindah mempesona, kali ini membahas Air Terjun ‘Kembar’ Coban Watu Ondo, Wisata Indah Di Rimba Pasuruan. Kumpulan referensi tempat wisata dan pemandangan alam melalui foto yang disedikan disini, semoga Bisa menentukan wisata mana yang cocok untuk liburan bersama keluarga atau bersama teman teman. Banyak sekali lokasi pantai, pegunungan, pulau dan juga bebukitan, dan tak lupa pula wisata Bahari dan wisata airnya.

Coban Watu Ondo merupakan suatu air terjun eksotik yang berada di Dusun sendi, Desa Pacet, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto, Propinsi Jawa Timur atau lebih tepatnya berada dalam kawasan komplek Taman Hutan Rakyat (Tahura) Raden Soerjo di lereng Gunung Welirang . Air terjun ini berada dalam satu komplek yang sama dengan 3 air terjun lainnya yaitu : Air Terjun Gumandan di Pasuruan, Air Terjun Puthuk Kursi / Cuban Cangar, dan Air Terjun Kembar tretes di jombang.

Air terjun yang masih asri tampak sangat indah didampingi perbukitan hijau. Letaknya yang berada di kawasan pegunungan (di gunung anjasmara) menjadikan tempat ini berhawa sejuk, suasana pegunungan membawa kesan damai untuk pengunjung yang ingin melepas kejenuhan dan stres karena padatnya aktivitas sehari hari, selain itu pemandangan di lokasi ini sangat asri sehingga sangat ideal di jadikan ‘objek foto untu kenang kenangan atau untuk dibagikan ke teman teman di media sosial.

Maka dari itu kita akan rugi bila kita tak mengunjungi tempat wisata ini. Sedangkan Nama Watu Ondo itu sendiri diambil dikarenakan di sepanjang jalan turunan menuju lokasi air terjun coban watu ondo berupa anak tangga yang terbuat dari batu-batu yang disusun (ondo watu / watu ondo dalam bahasa jawa) dan Air terjun ini juga biasa disebut dengan nama lain Coban Kembar Dinamakan air terjun Kembar dikarenakan dalam satu lokasi air terjun ini terdapat dua air terjun yang berada berdekatkan namun mempunyai ketinggian yang berbeda, air terjun yang berada di sebelah mempunyai ketinggian ± 15 m dari dasar air terjundengan kemiringan sekitar 75 derajat dan berkarateristik air terjun berundak, sedangkan air terjun yang berada di sebelah mempunyai ketinggian ± 69 m dari dasar air terjun.

Kedua air terjun ini berasal dari sumber mata air yang berbeda. namun akhirnya aliran air kedua air terjun itu bertemu saat terjun turun ke suatu telaga di kaki air terjun tersebut. Akses menuju tempat wisata air Coban Watu Ondo ini cukup mudah ada jalan raya beraspal mulus yang setiap saat siap membawa pengunjung ke lokasi air terjun. di tambah lagi Keberadaan air terjun watu ondo ini terletak Sekitar 0 m dari jalan raya Pacet – Mojokerto. jalan yang menurun cukup tajam di dekat perbatasan wilayah Malang dan Mojokerto agaknya memaksa pengemudi wajib berhati hati. tapi, kabar baiknya merupakan Kondisi jalan menuju ke air terjun coban watu ondo sudah beraspal mulus dan Bisa dilalui kendaraan roda dua dan empat, meski dengan medan menanjak dan berkelak kelok.

Untuk Bisa menikmati keindahan alam di lokasi air terjun watu ondo hanya dengan membayar tiket masuk sebesar Rp 2500 per orang atau bila membawa kendaraan kita akan dikenakan biaya sebesar Rp 8000 (termasuk biaya parkir.) Adapun Fasilitas dan Akomodasi yang terdapat di wisata air terjun watu ondo merupakan tersedianya tempat parkir seadanya yang hingga saat ini hanya sanggup menampung kurang lebih 20 kendaraan roda dua aja dan untuk pengunjung yang membawa kendaraan roda empat hal ini cukup menyulitkan. yang menjadi masalah untuk fasilitas penunjang merupakan Minimnya ketersediaan papan petunjuk dan kurang jelas membuat pengunjung bingung dan kesulitan untuk datang ke lokasi ini. satu lagi kekurangan sebaiknya membawa makanan dan minuman saat datang ke sini guna perbekalan bila kita lapar atau haus saat disana dikarenakan di objek wisata air terjun watu ondo ini kita tak Bisa menjumpai satupun penjual makanan/minuman.

Namun dibalik itu semua, tempat wisata coban watu ondo ini masih di biarkan tetap asri dan alami jadi kita tak wajib khawatir perjalanan yang melelahkan yang kita lalui karena melewati tangga batu akan terbayar lunas saat kita telah tiba di lokasi ini,

Coban Watu Ondo merupakan suatu air terjun eksotik yang berada di Dusun sendi, Desa Pacet, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto, Propinsi Jawa Timur atau lebih tepatnya berada dalam kawasan komplek Taman Hutan Rakyat (Tahura) Raden Soerjo di lereng Gunung Welirang . Air terjun ini berada dalam satu komplek yang sama dengan 3 air terjun lainnya yaitu : Air Terjun Gumandan di Pasuruan, Air Terjun Puthuk Kursi / Cuban Cangar, dan Air Terjun Kembar tretes di jombang.

Air terjun yang masih asri tampak sangat indah didampingi perbukitan hijau. Letaknya yang berada di kawasan pegunungan (di gunung anjasmara) menjadikan tempat ini berhawa sejuk, suasana pegunungan membawa kesan damai untuk pengunjung yang ingin melepas kejenuhan dan stres karena padatnya aktivitas sehari hari.

Selain itu pemandangan di lokasi ini sangat asri sehingga sangat ideal di jadikan ‘objek foto untu kenang kenangan atau untuk dibagikan ke teman teman di media sosial. maka dari itu kita akan rugi bila kita tak mengunjungi tempat wisata ini.

Sedangkan Nama Watu Ondo itu sendiri diambil dikarenakan di sepanjang jalan turunan menuju lokasi air terjun coban watu ondo berupa anak tangga yang terbuat dari batu-batu yang disusun (ondo watu / watu ondo dalam bahasa jawa) dan Air terjun ini juga biasa disebut dengan nama lain Coban Kembar.

Dinamakan air terjun Kembar dikarenakan dalam satu lokasi air terjun ini terdapat dua air terjun yang berada berdekatkan namun mempunyai ketinggian yang berbeda, air terjun yang berada di sebelah mempunyai ketinggian ± 15 m dari dasar air terjundengan kemiringan sekitar 75 derajat dan berkarateristik air terjun berundak.

Sedangkan air terjun yang berada di sebelah mempunyai ketinggian ± 69 m dari dasar air terjun. Kedua air terjun ini berasal dari sumber mata air yang berbeda. namun akhirnya aliran air kedua air terjun itu bertemu saat terjun turun ke suatu telaga di kaki air terjun tersebut.

Akses menuju tempat wisata air Coban Watu Ondo ini cukup mudah ada jalan raya beraspal mulus yang setiap saat siap membawa pengunjung ke lokasi air terjun. di tambah lagi Keberadaan air terjun watu ondo ini terletak Sekitar 0 m dari jalan raya Pacet – Mojokerto. jalan yang menurun cukup tajam di dekat perbatasan wilayah Malang dan Mojokerto agaknya memaksa pengemudi wajib berhati hati.

Tapi, kabar baiknya merupakan Kondisi jalan menuju ke air terjun coban watu ondo sudah beraspal mulus dan Bisa dilalui kendaraan roda dua dan empat, meski dengan medan menanjak dan berkelak kelok.

Untuk Bisa menikmati keindahan alam di lokasi air terjun watu ondo hanya dengan membayar tiket masuk sebesar Rp 2500 per orang atau bila membawa kendaraan kita akan dikenakan biaya sebesar Rp 8000 (termasuk biaya parkir).

Adapun Fasilitas dan Akomodasi yang terdapat di wisata air terjun watu ondo merupakan tersedianya tempat parkir seadanya yang hingga saat ini hanya sanggup menampung kurang lebih 20 kendaraan roda dua aja dan untuk pengunjung yang membawa kendaraan roda empat hal ini cukup menyulitkan.

Yang menjadi masalah untuk fasilitas penunjang merupakan Minimnya ketersediaan papan petunjuk dan kurang jelas membuat pengunjung bingung dan kesulitan untuk datang ke lokasi ini. satu lagi kekurangan sebaiknya membawa makanan dan minuman saat datang ke sini guna perbekalan bila kita lapar atau haus saat disana dikarenakan di objek wisata air terjun watu ondo ini kita tak Bisa menjumpai satupun penjual makanan/minuman.

Namun dibalik itu semua, tempat wisata coban watu ondo ini masih di biarkan tetap asri dan alami jadi kita tak wajib khawatir perjalanan yang melelahkan yang kita lalui karena melewati tangga batu akan terbayar lunas saat kita telah tiba di lokasi ini.

%d blogger menyukai ini: